Item.2 Sistem Pelatihan Kulkas DL-ZLDR03 (termasuk perangkat lunak, komputer, dan UPS)
1.Gambaran Umum Peralatan
Perangkat ini adalahmodel desktop, dengan dimensisekitar1280 (panjang) ×700 (lebar) ×1650 (tinggi).
DiaMemungkinkan pengguna untuk mempelajari dan mengamati berbagai tahapan siklus pendinginan (seperti koefisien kinerja, pemanasan berlebih, dan pendinginan berlebih) melalui diagram tekanan-entalpi dan grafik R-134a.
Sirkuit pendingin mencakup pengukur tekanan tinggi dan rendah, sakelar tekanan, kaca pengintai, filter, pengering, katup ekspansi termostatik (TEV), dan lain-lain.
Pendingin:R134aatau yang setara.
2.Parameter teknis
1.)Catu daya: Satu fasa220V±10%, 50Hz, 10A;
2.)Badan bangku uji: badan bangku yang dapat dipindahkan dengan empat roda (dua dengan rem, dua tanpa rem).
3.)Sistem manajemen catu daya RFID (item-item berikut akan disediakan beserta dokumentasi pendukung yang relevan).
Perangkat ini menggunakan RFID frekuensi tinggi, dengan frekuensi operasi 13,56MHz, dan dapat mengelola serta mengontrol daya seluruh perangkat dengan menggesek kartu melalui metode komunikasi RFID RS485. Perangkat ini juga akan memiliki suara peringatan dan lampu indikator LED yang sesuai.
3.Konfigurasi Peralatan Tambahan
3.1Komputer Desktop Bermerek (Dell)
Prosesor: Minimal Intel Core i5, generasi ke-10, cache 12MB, frekuensi 2,5 GHz hingga 4,0 GHz
Motherboard: Platform Intel
Memori: 8GB DDR4
Kartu grafis: Grafis terintegrasi Intel
Penyimpanan: Hard drive SATA 1TB
Monitor:21,5Monitor definisi tinggi berukuran inci dengan resolusi minimum 1366×768; Antarmuka: VGA × 1, HDMI × 1
Sistem operasi: Free-DOS
Keyboard dan mouse: Keyboard USB dan mouse USB dengan merek yang sama harus disediakan.
3.2Catu Daya Tak Terputus (UPS) Offline
Jenis: UPS Offline
Kapasitas: Minimal 650VA
Waktu pencadangan beban penuh: minimal 10 menit (mendukung 1 komputer dan 1 monitor)
4.Tujuan pembelajaran
(1) Mempelajari cara menggunakan grafik tekanan-entalpi
(2) Tentukan superpanas dan superpendinginan
(3) Neraca energi siklus pendinginan dasar
(4) Tentukan koefisien kinerja (CoP)
(5) Tentukan efisiensi non-isotropik, isotropik, dan volumetrik selama fase kompresi.
(6) Pengaruh suhu sumber panas dan pendingin terhadap COP.
(7) Bandingkan kinerja siklus aktual dan siklus Carnot invers.




